Siapa sih manusia di dunia ini yang nggak kenal sama nasi goreng? Dari ujung dunia belahan utara hingga pojok bagian selatan, jauh di timur hingga ke barat, semua mengenal nasi goreng tanpa kecuali. Makanan yang satu ini sungguh familiar di berbagai kalangan tanpa pandang bulu, tanpa pandang umur, tanpa pandang asal maupun usul manusianya. Dari anak SD hingga mahasiswa. Dari buruh sampai bos. Dari anak kost hingga pejabat kelas dewa. Semua kenal dan pasti pernah makan nasi goreng.
Kita-kita generasi zaman now, kira-kira tahu nggak kapan pertama kali nasi goreng muncul di permukaan bumi? Di belahan bumi bagian mana sih kira-kira si nasi goreng atau yang biasa disebut nasgor itu terlahir? Lalu, siapa pencetus atau penemunya? Dan bagaimana bisa sekarang nasgor begitu populer di seluruh dunia melebihi ketenaran artis papan atas sekalipun? Anda penasaran? Atau biasa aja? Hmm... Penasaran dong, ya... Hehehe....
Jadi nih, Guys. Mungkin sudah banyak juga yang tahu tentang sejarah si nasgor ini. Yup, nasi goreng sudah ada sejak tahun 4000 sebelum masehi. Sosok penemunya adalah masyarakat Tionghoa. Ceritanya, mereka punya kebiasaan kurang suka dengan makanan yang dingin. Namun enggan untuk menyia-nyiakan makanan begitu saja untuk langsung dibuang. Akhirnya, muncul ide untuk menghangatkan kembali nasi yang telah dingin. Agar lebih mantap bin lezat, ditambahilah dengan bumbu-bumbu. Tak diduga tak disangka, ternyata rasanya sungguh nikmat dan membuat masyarakat jatuh cinta. Di sisi lain, ide pembuatan nasi goreng dapat menyelesaikan masalah pemborosan beras pada saat itu.
Lalu, bagaimana cara nasgor memeroleh ketenaran di segala penjuru bumi? Usut punya usut, warga Tionghoa banyak yang merantau di berbagai negara. Kemudian memutuskan untuk menetap dan tinggal di negara tersebut. Mereka pun mencoba membuat nasi goreng dengan bumbu-bumbu yang ada di daerah yang ditinggali itu. Akhirnya, hidangan yang bernama nasi goreng pun dikenal di mana pun dan memiliki berbagai variasi dalam penyajian maupun rasanya.
Nah, kita sudah kenal baik dengan nasgor, sudah sering menikmatinya, masa iya nggak bisa bikinnya? Memasak nasi goreng memang tergolong susah susah gampang. Terlihat simpel memang, namun tak jarang seseorang gagal menyajikan nasi goreng yang lezat dan mengundang selera. Kadang nasi terlalu lembek, bumbunya kurang merata, juga beberapa masalah lain. Tapi tenang, ada tips untuk Anda semua. Tips jitu memasak nasi goreng pengundang nafsu makan. Check this out!
1. Pastikan nasi yang digunakan adalah nasi pera atau berbutir, namun tetap matang sempurna.
2. Jangan menggunakan nasi yang baru saja matang. Karena hasilnya akan menjadi lembek.
3. Gunakan wajan penggorengan yang lebar, agar memudahkan kita dalam mengaduk bumbu dengan nasi. Sehingga bumbu akan merata dan kenikmatannya terasa di setiap butirnya.
4. Gunakan api besar yang memberi suhu panas pada wajan. Ini membuat nasi tidak menempel di penggorengan. Suhu yang panas juga akan menguarkan aroma khas dari nasi goreng.
5. Saat memasak nasi goreng, jangan menekan-nekan nasi pada penggorengan agar hasilnya tidak menggumpal.
6. Masak bumbu terlebih dahulu hingga matang, baru tambahkan nasi dan bahan lainnya. Bumbu yang kurang matang bisa menghasilkan nasi goreng yang tidak nikmat.
Nah, itu dia beberapa tips untuk memasak nasi goreng yang kece dan menggugah selera. Dicoba ya, Guys. Nasi goreng ini adalah masakan yang simpel pembuatannya. Anda juga bisa berkreasi dengannya. Bagi yang suka pedas, bisa bikin nasi goreng super pedas. Nasi goreng rica-rica, atau nasi goreng sambal ijo, atau kreasi unik lain. Bagi yang tidak suka pedas, bisa juga dikreasikan menjadi nasi goreng asam manis. Bagi yang sedang diet, bisa memasak nasi goreng rendah kalori. Apapun itu, nasi goreng tetap punya kesempatan untuk dinikmati.
Oh iya, ada fakta unik tentang nasi goreng yang belum banyak diketahui orang. Yakni, jangan makan nasi goreng bersama mentimun. Karena, kandungan minyak pada nasi goreng akan berubah menjadi racun ketika bercampur dengan kandungan air atau getah dari mentimun. Hal ini bisa menyebabkan radang tenggorokan dan dalam jangka panjang dapat memperbesar resiko kanker tiroid. Jadi yang penting, hindari makan nasi goreng dengan mentimun, Guys.
Selain itu, jangan membiarkan nasi goreng terlalu lama setelah matang. Alasannya adalah kandungan akrimalid yang ada pada makanan yang digoreng, termasuk nasi goreng. Jika dibiarkan terlalu lama, akrimalid dapat bereaksi pada nasi goreng dan menyebabkan kanker hati. Nah, pengetahuan baru kan, Guys?
Sekarang bicara tentang filosofi, setiap komponen terkecil dalam hidup ini selalu punya makna yang dapat diambil hikmahnya. Tak ketinggalan, nasi goreng pun begitu. So, apa saja filosofi yang bisa kita pelajari dari makanan sejuta umat, nasi goreng? Pertama, seperti yang kita tahu, tua banget kan si nasgor. Tetapi semakin tua, bukan malah semakin redup, justru sebaliknya. Semakin lama, orang-orang kian berlomba dalam menginovasikan nasi goreng. Dijual hingga ke sudut-sudut daerah. Dari gerobak keliling, warung kaki lima, hingga restoran berbintang. Di Indonesia sendiri, beberapa nama nasi goreng telah melekat di ingatan. Semisal, nasi goreng jawa, nasi goreng kambing, nasi goreng petai, nasi goreng seafood, serta berbagai nama unik lainnya. Kian lama kian melambung namanya. Kita sebagai manusia juga semestinya seperti itu. Semakin tua, semakin berkualitas. Usia tak harus menjadi alasan kita untuk menjadi lemah. Justru sebaliknya. Contoh si nasi goreng. Bener, kan?
Kedua, dia makanan yang easy going. Pas di segala situasi, kondisi, dan suasana. Untuk sarapan, oke. Untuk makan siang, bisa. Untuk makan malam, mantap. Untuk bekal ke sekolah, cocok. Untuk jamuan makan, tak masalah. Nah, kita manusia juga harus menirunya. Easy going di segala ruang dan waktu. Bisa menyesuaikan diri, berbaur dan merakyat. Sehingga kita lebih mudah disukai dan punya banyak teman. Dampaknya sudah pasti positif untuk diri sendiri maupun orang di sekeliling.
Oke, itu dia dua filosofi dari nasi goreng yang bisa kita pelajari. Mungkin ada filosofi lain yang Anda temukan? Sebab, setiap orang bisa jadi memiliki sudut pandang masing-masing. Yang terpenting ialah, bagaimana kita memetik pelajaran dan mengaplikasikan pada kehidupan kita. Bukankah begitu?
Jadi, bagaimana rasanya mengulik kisah di balik kelezatan nasi goreng? Mulai dari mengenal sejarahnya, tips pembuatannya, pantangan saat memakannya, serta filosofi yang dibawanya. Layaknya kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Sebaliknya, semakin kenal semakin sayang. Semakin kita mengenal nasi goreng, yang banyak diketahui sebagai salah satu makanan khas Indonesia, maka kita akan semakin sayang, semakin suka, dan bisa jadi semakin berinovasi dengannya.
Sekarang, yuk makan nasi goreng!