Makanan adalah kebutuhan pokok bagi manusia, tidak hanya manusia, hewan pun seperti itu, bahkan tumbuhan pun juga sama. Tapi cara makan mereka berbeda-beda. Tidak dapat dipungkiri bahwa manusia yang memiliki hawa nasfsu ini tergiur sekali dengan yang namanya makanan. Hal itu adalah hal yang selalu diincar disetiap watunya.
Tapi dari sekian banyak makanan tersebut apakah pembeli melihat jika makanan yang akan dibeli itu berkualitas, bukan lagi soal mahal, karena kemahalan juga belum tentu menjamin apa yang dibeli berkualitas, terutama bagi kesehatan. Dari sekian banyak pembeli pasti hal yang terpikirkan pada saat itu adalah yang penting perut kenyang.
Memang makanan yang berada di pinggir jalan kebanyakan menggiurkan lidah para pencari kuliner, bukan berarti makanan di pinggir jalan itu tidak sehat atau tidak berkualitas, tapi sebagai konsumen kita harus pintar memilah-milah makanan yang baik bagi kesehatan kita. Ada tiga hal yang perlu kalian ketahui sebagai pencinta kuliner.
1. Tempat atau lingkungan
Perhatikan baik-baik sebelum anda membeli makanan, poin pertama ini sangatlah penting. Tempat yang dipakai penjual untuk menjual dagangannya apa sudah masuk dalam kriteria bersih oleh kasat mata kita sebagai pembeli. Karena kebersihan adalah hal utama yang harus kita jaga. Apa yang anda makan akan masuk dalam perut anda, jika baik maka tubuh akan menerimanya dengan baik pula.
Begitupun sebaliknya.sebenarnya gampang juga melihatnya, kemungkinan jika tempat yang akan anda kunjungi banyak lalat yang bertebaran, itu pun juga bisa dikatakan bahwa tempat atau lingkungannya tidak bersih. Berpikir secara rasional saja, apa akan ada lalat jika tempat itu bersih? Simplenya seperti itu.
Atau paling tidak lihatlah sekelilingnya apakah ada banyak samapah yang berterbaran diamana-mana? Jika anada sudah melihatnya tapi anada masih melakukan transaksi jual beli maka kesalahan yang anda lakukan sangatlah fatal. Dan itu bukan berakibat pada saat itu juga, tapi kemungkinan akan terjadi ketika anda selesai makan makanan itu.
Dan sekali lagi kesehatan anda akan terganngu. Bisa membayangkan tidak? Jika kesehatan anda terganggu? Maka makanan yang setiap hari anda akan incar hilang begitu saja di mata anda. Karena anda akan terikat denfan resep dokter yang tidak memperbolehkan makanan yang seperti itu lagi? Siapa yang harus disalahkan? Bukan lagi orang lain, tapi anda sendiri sebagai seorang pembeli yang tidak cermat dalam memilih hal yang baik bagi kesehatan anda.
Tidak hanya itu, uang yang anda keluarkan untuk berobat bisa anda gunakan untuk membeli makanan semau anda, dan belum tentu juga obat yang anda minum itu menjadi penyembuh bagi penyakit yang ada dalam tubuh anda. Sakit iya, sembuh belum tentu juga. Lantas apa masih meragukan kesehatan anda adalah hal segalanya? Jadilah orang yang menyayangi kesehatan anda sendiri, bukan menuruti hawa nafsu saja.
2. Penjual
Kenapa penjual saya masukkan dalam daftar hal yang harus anda perhatikan, bukan berarti ganteng atau cantiknya penjual itu. Tapi karena adanya si penjual lah lahir makanan yang siap anda santap. Perhatikan dari sisi penampilannya. Maksudnya bukan pakaian yang dipakai itu mahal, bukan! Tapi kita sebagai pembeli harus jelih melihat apakah yang dipakai penjual ini bersih dilihat dari kasat mata kita? Karena kebersihan pakaian juga perlu dipertanyakan.
Jika apa yang dipakai bersih, maka kuman atau kotoran lainnya pun tidak akan berada pada makanan yang kita beli. Sarang dari semua penyakit adalag kuman, virus. Virus itu kecil, kuman itu kecil, tapi tidak bisa kita lihat oleh kasat mata kita. Tapi lihatlah kuman itu, lihatlah virus itu, ia adalah makhluk kecil tapi mempunyai dampak yang sangat besar.
Apakah anda mau diperbodohi oleh virus atau kuman? Pilihan ada ditangan kita sebagai seorang pembeli. Satu virus atau kuman bisa saja merusak beberapa organ dalam tubuh anda. Karena kerja dari virus atau kuman itu sendiri sangatlah cepat. Belum nanti satu kuman masuk dalam makanan kita, tapi ia akan berkembang. Dalam satu perkembangan ia akan mencitptakan tidak hanya satu kuman saja, tapi banyak. Itulah keunggulan dari kuman.
3. Produk
Yang terakhir yang harus diperhatikan baik-baik bagi para konsumen adalah produk atau hasil pengolahan dari masakan itu, lihat baik-baik apakah minyak yang dipakai oleh penjual masih layak untuk dipergunakan? Biasanya jika minyak itu masih bisa dipergunakan warnanya masih berwarna kuning layaknya warna minyak yang memang seharusnya.
Tapi jika warna minyak yang sudah tidak layak digunakan biasanya warnanya kecoklatan, bahkan warnanya terkadang menghitam sedikit. Yang kedua lihat warna yang ada pada makanannya, apakah sangat mencolok? Pasti kalian sebagai konsumen sangatlah tahu warna mana yang memang seharusnya yang ada pada makanan itu, misal merah, tidak mungkin kan warna merah pada makanan seperti warna merah yang ada pada warna merah missal casing handphone, karena dari warna yang ada itu ditakutkan pewarna yang digunakan bukan pewarna yang memang semestinya digunakan pada makanan. Dan terkadang penjual melakukan hal seperti itu karena murahnya harga perwarna itu.
Pengeluaran lebih sedikitlah, mengirit. Tapi apakah anda mau membeli makanan yang terbuat dari warna seperti itu? Kesehatan lagi yang dipermasalahkan. Anda sudah beli barang dengan harga yang memang semestinya, tapi pedagang tidak, ia terkadang hanya mengutamakan jika apa yang diperjualan laris tapi tidak mengeluarkan uang banyak dalam pembeliannya. Anda sebagai pembeli apakah tidak akit hati jika melihat hal seperti terjadi? Penghianatan seorang penjual kepada pembeli untuk keuntungan sendiri baginya. Kesehatan anda tidak akan dipermasalahkan olehnya, yang penting dagannnya laku keras, anda sakit setelah anda makan makanan itu juga tidak akan berpengaruh padanya.
Beda lagi jika anada sebagai konsumen melihat apa yang anda rasakan setelah makan makanan itu dan anda merasakan reaksi yang belum anda rasakan sebelumnya sama sekali. Dan pada saat itu naluri anda sebagai seorang pembeli ataupun sebagai seorang mansuialah anada melaporkan hal itu pada pihak yang berwenang, karena anda takut jika hal itu akan kejadian juga oada pembeli lainnya. Dan ketehauilah kadar imun di setiap tubuh manusia itu bebeda-beda. Terkadang ada yang mempunyai kekebalan tubuh yang kuat, ada juga yang memeliki kekebalan tubuh yang sedikit. Dan makanan adalah salah satu penyebabnya, karena kesehatan terkadang tidak begitu diperhatikan.
Jadilah konsumen yang jelih dalam hal membeli produk apapun itu, jangan memikirkan kenikmatannya saja, tapi kesehatan tubuh yang memang-memang perlu anda perhatikan. Bahkan itu adalah prioritas utama bagi kita. Kesehatan adalah hal yang perlu dijaga. Ia sangat mahal harganya.